Cari Blog Ini
Blog ini berisi khotba/ renungan, petunjuk, dogma, dalam pelayanan sebagai mimbar injili. bagaimana inovasi digital meningkatkan pengalaman pelanggan, tantangan yang dihadapi, serta strategi untuk memberikan layanan terbaik di dunia yang semakin terkoneksi. Bersiaplah untuk memahami bagaimana dunia pelayanan bergerak menuju masa depan yang lebih efisien dan inovatif dalam gereja dan semua secara luas
Renungan Mingguan Kristen
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
2 Tawarikh 31: 2-21
📖 Berikut adalah penjelasan teks berdasarkan 2 Tawarikh 31:2–21 dengan tema:"Persembahan Persepuluhan Membawa Berkat dan Keberhasilan"
📜 I. Latar Belakang Teks (2 Tawarikh 31:2–21)
Pasal ini menggambarkan reformasi rohani besar yang dilakukan oleh Raja Hizkia di Yehuda, setelah pembersihan Bait Allah dan perayaan Paskah yang dipulihkan (pasal 29–30). Dalam upaya memperbarui ibadah kepada Tuhan:
Hizkia menata kembali jabatan imam dan orang Lewi, sesuai dengan hukum Musa.
Ia menetapkan persembahan persepuluhan dari rakyat untuk menopang pelayanan di rumah Tuhan.
Bangsa Yehuda merespons dengan memberikan persepuluhan dalam jumlah besar, sehingga terjadi kelimpahan dan sukacita.
Ini mencerminkan komitmen bangsa kepada Tuhan dan menunjukkan dampak nyata dari ketaatan.
✨ II. Penjelasan Ayat
✅ Ayat 2–4:
Hizkia menetapkan pembagian tugas bagi para imam dan orang Lewi, serta memerintahkan rakyat untuk memberikan persembahan dan persepuluhan.
📌 Makna: Pemerintahan dan pelayanan rohani harus teratur dan mendapat dukungan dari umat.
✅ Ayat 5–7:
Rakyat memberi hasil pertama dan persepuluhan dari segala sesuatu, hingga menumpuk banyak.
📌 Makna: Ketaatan umat kepada perintah Tuhan menghasilkan kelimpahan dan sukacita dalam memberi.
✅ Ayat 8–10:
Hizkia dan para pemimpin melihat kelimpahan, dan Imam Azarya menyatakan bahwa berkat datang karena umat setia memberi.
📌 Makna: Tuhan memberkati umat-Nya saat mereka setia mempersembahkan bagi pekerjaan-Nya.
✅ Ayat 11–19:
Gudang-gudang dibangun untuk menyimpan persepuluhan. Pengaturan logistik dilakukan secara cermat dan adil bagi semua pelayan Bait Allah.
📌 Makna: Pengelolaan persepuluhan harus dilakukan dengan tanggung jawab dan keadilan.
✅ Ayat 20–21:
Hizkia melakukan semua itu dengan tulus dan setia, dan Tuhan membuatnya berhasil.
📌 Makna: Keberhasilan rohani dan jasmani datang dari ketaatan yang sungguh-sungguh kepada Tuhan.
📖 III. Renungan
🔶 1. Tuhan Menghargai Ketaatan dalam Memberi
Persepuluhan bukan sekadar kewajiban, tetapi bentuk pengakuan bahwa Tuhan adalah sumber segala berkat. Memberi dengan rela membuka pintu kelimpahan (bandingkan Maleakhi 3:10).
🔶 2. Memberi Menopang Pelayanan Tuhan
Pelayanan rohani (gereja, penginjilan, pendidikan iman) butuh dukungan nyata. Memberi berarti kita bermitra dengan Tuhan dalam memperluas Kerajaan-Nya.
🔶 3. Disiplin, Integritas, dan Transparansi
Penatalayanan yang jujur, seperti dalam pasal ini, penting agar berkat dipakai sesuai tujuan. Dalam konteks gereja sekarang, transparansi keuangan dan tanggung jawab pelayanan sangat penting.
🔶 4. Ketaatan Membuka Pintu Keberhasilan
Hizkia berhasil bukan hanya karena strategi, tetapi karena hati yang tulus dan setia kepada Tuhan. Prinsip ini tetap berlaku—berkat dan keberhasilan lahir dari ketaatan dan iman.
🙌 IV. Penutup
2 Tawarikh 31:2–21 menunjukkan bahwa ketaatan dalam memberi persembahan dan persepuluhan membawa dampak besar—baik secara rohani, sosial, maupun ekonomi. Ketika umat Tuhan memberi dengan hati yang benar dan pengelolaan dilakukan dengan tanggung jawab, Tuhan akan mencurahkan berkat dan keberhasilan.
> ✨ "Di segala pekerjaan yang dimulai untuk ibadah kepada Allah dan untuk hukum dan perintah itu, ia mencari Allahnya, ia melakukannya dengan segenap hati dan berhasil." (2 Tawarikh 31:21)
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Postingan Populer
PEMBERDAYAAN YANG DI KEHENDAKI TUHAN
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya

Komentar
Posting Komentar