Langsung ke konten utama

Renungan Mingguan Kristen

Selalu ada Harapan

Markus 16:1–8   “ Kebangkitan Yesus yang Membawa Harapan” ✝️ 1. Latar Belakang Teks Injil ditulis untuk menunjukkan bahwa Yesus adalah Mesias yang menderita namun menang. Pasal 16:1–8 adalah klimaks dari seluruh kisah: dari penderitaan menuju kemenangan. Peristiwa ini terjadi setelah kematian Yesus di kayu salib. Para murid berada dalam ketakutan dan kehilangan harapan. Dalam konteks itulah, kebangkitan menjadi titik balik besar. 🌅 2. Perempuan ke Kubur (ayat 1–3) Tokoh utama dalam bagian ini adalah perempuan-perempuan: Mereka datang membawa rempah-rempah untuk meminyaki tubuh Yesus. Ini menunjukkan: • Kasih dan kesetiaan mereka kepada Yesus • Mereka belum memahami bahwa Yesus akan bangkit Namun ada kegelisahan: “Siapa yang akan menggulingkan batu bagi kita?” 👉 Makna: Manusia sering datang dengan keterbatasan dan kekhawatiran. Harapan sering tertutup oleh “batu besar” masalah hidup. 🪨 3. Batu Sudah Terguling (ayat 4) Saat mereka tiba, batu besar itu sudah tergulin...

Aurora

 


pada suatu saat Aurora, si Dewi Fajar jatu cinta pada pemuda bumi yang fana, si Tithonus. Zeus, Raja segala dewa memberikan kesempatan pada Aurora untuk memohon sesuatu kepadanya bagi si Tithonus itu dan Zeus akan menggenapkan apa saja yang dimohonkannya. Pikir punya pikir akhirnya Aurora memohon kepada Zeus agar Tithonus, calon suaminya itu, diberikan umur panjang, hidup selama- lamanya. Akhirnya permintaan Aurora itu dikabul- kan.

Kemudian Tithonus menjadi suami Aurora, wa- jahnya makin lama makin nampak tua, fisiknya makin lama makin nampak lemah dan sakit-sakitan namun tak pernah mengalami kematian, sehingga Tithonus itu menyusahkan Aurora yang harus merawat, meme- lihara dan menjaganya baik-baik.

Ini adalah akibat kesalahan Aurora yang telah meminta panjang umur bagi Tithonus namun tidak meminta pada Zeus agar Tithonus selalu awet muda dan tak mengalami kematian.

Alangkah bahaya dan ruginya diri kita yang ter- batas pengertian dan pengetahuannya itu jikalau Tuhan harus menjawab dan memberikan apa saja yang kita pohonkan kepada-Nya. Syukur pada-Nya, Dia hanya menjawab permintaan doa kita yang benar di hadirat-Nya.

Komentar

Postingan Populer