Langsung ke konten utama

Renungan Mingguan Kristen

Renungan terbaru minggu ini

  Keluaran 6:1–12 dengan tema: KEPEDULIAN TUHAN DALAM PENGUTUSAN MUSA I. LATAR BELAKANG KITAB Kitab Keluaran 1. Kedudukan Kanonik dan Teologis Jika Kejadian menekankan janji Allah kepada para patriarkh, maka Keluaran memperlihatkan penggenapan historis janji tersebut melalui pembebasan Israel dari Mesir. Secara teologis, Pembacaan ini berpusat pada: Pewahyuan nama YHWH Pembebasan Perjanjian Sinai Pembentukan identitas umat Allah 2. Latar Historis Peristiwa Keluaran berada dalam konteks perbudakan Israel di Mesir. Pasal 1–5 menggambarkan: Penindasan sistematis Kelahiran dan panggilan Musa Konfrontasi pertama dengan Firaun Kegagalan awal Musa (5:22–23) Pasal 6:1–12 muncul sebagai respons ilahi atas krisis iman Musa dan keputusasaan bangsa Israel. 3 . Latar Teologis Pasal 6 Pasal 6 merupakan titik balik teologis. Allah menegaskan: Identitas-Nya Kesetiaan perjanjian Rencana penyelamatan Tema utama bagian ini adalah pewahyuan Allah sebagai YHWH yang setia dan berti...

Aurora

 


pada suatu saat Aurora, si Dewi Fajar jatu cinta pada pemuda bumi yang fana, si Tithonus. Zeus, Raja segala dewa memberikan kesempatan pada Aurora untuk memohon sesuatu kepadanya bagi si Tithonus itu dan Zeus akan menggenapkan apa saja yang dimohonkannya. Pikir punya pikir akhirnya Aurora memohon kepada Zeus agar Tithonus, calon suaminya itu, diberikan umur panjang, hidup selama- lamanya. Akhirnya permintaan Aurora itu dikabul- kan.

Kemudian Tithonus menjadi suami Aurora, wa- jahnya makin lama makin nampak tua, fisiknya makin lama makin nampak lemah dan sakit-sakitan namun tak pernah mengalami kematian, sehingga Tithonus itu menyusahkan Aurora yang harus merawat, meme- lihara dan menjaganya baik-baik.

Ini adalah akibat kesalahan Aurora yang telah meminta panjang umur bagi Tithonus namun tidak meminta pada Zeus agar Tithonus selalu awet muda dan tak mengalami kematian.

Alangkah bahaya dan ruginya diri kita yang ter- batas pengertian dan pengetahuannya itu jikalau Tuhan harus menjawab dan memberikan apa saja yang kita pohonkan kepada-Nya. Syukur pada-Nya, Dia hanya menjawab permintaan doa kita yang benar di hadirat-Nya.

Komentar

Postingan Populer