Langsung ke konten utama

Renungan Mingguan Kristen

Renungan terbaru

  Nehemia 2:11–20 Tema: “Memulai Sebuah Pekerjaan dari Tuhan” 1. Pendahuluan: Memulai dengan Tuhan Setiap pekerjaan besar biasanya dimulai dari sebuah kerinduan kecil, keberanian, dan langkah pertama . Namun, dalam perspektif iman, pertanyaan terpenting bukan hanya “Apa yang akan kita kerjakan?” , tetapi “Apakah pekerjaan ini berasal dari Tuhan dan dilakukan untuk kemuliaan-Nya?” Nehemia tidak datang ke Yerusalem sekadar untuk membangun tembok. Ia datang karena beban hati yang lahir dari kepedulian terhadap umat Allah , kemudian berusaha memastikan bahwa pekerjaannya berjalan sesuai dengan kehendak Tuhan. 2. Penjelasan Ayat Ayat 11 — Datang dan berhenti sejenak “Maka tibalah aku di Yerusalem. Sesudah tiga hari aku di sana...” Nehemia tidak langsung bertindak. Ia tinggal selama tiga hari sebelum melakukan pemeriksaan. Makna teologis: Pekerjaan Tuhan tidak selalu dimulai dengan tindakan yang tergesa-gesa. Ada waktu untuk diam, berdoa, mengamati, dan memahami keadaan . Pe...

Aurora

 


pada suatu saat Aurora, si Dewi Fajar jatu cinta pada pemuda bumi yang fana, si Tithonus. Zeus, Raja segala dewa memberikan kesempatan pada Aurora untuk memohon sesuatu kepadanya bagi si Tithonus itu dan Zeus akan menggenapkan apa saja yang dimohonkannya. Pikir punya pikir akhirnya Aurora memohon kepada Zeus agar Tithonus, calon suaminya itu, diberikan umur panjang, hidup selama- lamanya. Akhirnya permintaan Aurora itu dikabul- kan.

Kemudian Tithonus menjadi suami Aurora, wa- jahnya makin lama makin nampak tua, fisiknya makin lama makin nampak lemah dan sakit-sakitan namun tak pernah mengalami kematian, sehingga Tithonus itu menyusahkan Aurora yang harus merawat, meme- lihara dan menjaganya baik-baik.

Ini adalah akibat kesalahan Aurora yang telah meminta panjang umur bagi Tithonus namun tidak meminta pada Zeus agar Tithonus selalu awet muda dan tak mengalami kematian.

Alangkah bahaya dan ruginya diri kita yang ter- batas pengertian dan pengetahuannya itu jikalau Tuhan harus menjawab dan memberikan apa saja yang kita pohonkan kepada-Nya. Syukur pada-Nya, Dia hanya menjawab permintaan doa kita yang benar di hadirat-Nya.

Komentar

Postingan Populer