Langsung ke konten utama

Renungan Mingguan Kristen

Renungan

  Tema: TUHAN SUMBER KEHIDUPAN Pembacaan: Amsal 1:1–7 Pendahuluan Kitab Amsal Kitab Amsal merupakan salah satu kitab hikmat dalam Perjanjian Lama. Sebagian besar isinya dikaitkan dengan Salomo, raja Israel yang terkenal karena hikmat yang diberikan Allah kepadanya. Kitab ini berisi kumpulan nasihat, petunjuk hidup, dan prinsip-prinsip ilahi yang menolong umat Tuhan menjalani kehidupan dengan bijaksana. Tujuan utama Kitab Amsal bukan sekadar menambah pengetahuan, melainkan membentuk karakter yang takut akan Tuhan sehingga seseorang mampu menjalani hidup yang benar, adil, dan berkenan kepada-Nya. Dalam budaya Israel kuno, hikmat bukan hanya kecerdasan intelektual, tetapi kemampuan hidup sesuai kehendak Allah dalam setiap aspek kehidupan: keluarga, pekerjaan, persahabatan, perkataan, keuangan, dan ibadah. Amsal 1:1–7 merupakan pengantar seluruh kitab ini. Ayat-ayat tersebut menjelaskan tujuan hikmat dan fondasi utama dari seluruh kehidupan yang benar, yaitu takut akan Tuhan. Penjelasa...

Aurora

 


pada suatu saat Aurora, si Dewi Fajar jatu cinta pada pemuda bumi yang fana, si Tithonus. Zeus, Raja segala dewa memberikan kesempatan pada Aurora untuk memohon sesuatu kepadanya bagi si Tithonus itu dan Zeus akan menggenapkan apa saja yang dimohonkannya. Pikir punya pikir akhirnya Aurora memohon kepada Zeus agar Tithonus, calon suaminya itu, diberikan umur panjang, hidup selama- lamanya. Akhirnya permintaan Aurora itu dikabul- kan.

Kemudian Tithonus menjadi suami Aurora, wa- jahnya makin lama makin nampak tua, fisiknya makin lama makin nampak lemah dan sakit-sakitan namun tak pernah mengalami kematian, sehingga Tithonus itu menyusahkan Aurora yang harus merawat, meme- lihara dan menjaganya baik-baik.

Ini adalah akibat kesalahan Aurora yang telah meminta panjang umur bagi Tithonus namun tidak meminta pada Zeus agar Tithonus selalu awet muda dan tak mengalami kematian.

Alangkah bahaya dan ruginya diri kita yang ter- batas pengertian dan pengetahuannya itu jikalau Tuhan harus menjawab dan memberikan apa saja yang kita pohonkan kepada-Nya. Syukur pada-Nya, Dia hanya menjawab permintaan doa kita yang benar di hadirat-Nya.

Komentar

Postingan Populer