Langsung ke konten utama

Renungan Mingguan Kristen

KEJADIAN 13:1-18

  ALLAH PEDULI KITA SEPERTI ALLAH PEDULI ABRAM DAN LOT Kejadian 13:1-18 Latar Singkat Pasal Kejadian 13 mencatat pemulihan rohani Abram , perpisahan Abram dan Lot, s erta peneguhan kembali janji Allah kepada Abram. Pasal ini menegaskan bahwa iman sejati diwujudkan melalui kerendahan hati, ketaatan, dan kepercayaan pada janji Allah, bukan pada keuntungan sesaat. 1 . Kejadian 13:1–4 Abram kembali ke tempat mezbah Penjelasan Teks Abram kembali dari Mesir ke Negeb bersama Sarai dan segala miliknya. Ia kembali ke tempat mezbah yang dahulu didirikannya di antara Betel dan Ai. T indakan ini menunjukkan kembali kepada pusat persekutuan dengan Allah setelah kegagalan rohani di Mesir (Kej. 12:10–20). Mezbah melambangkan penyembahan, pertobatan, dan pemulihan relasi dengan Allah. Abram tidak memulai sesuatu yang baru, tetapi kembali kepada panggilan mula-mula. Ketika kita gagal atau menyimpang, jalan pemulihan bukan lari lebih jauh, melainkan kembali ke “mezbah”—doa, firman, dan p...

Paduan praktis pelaksanaan pastoral

 ðŸŒ¿ PANDUAN KUNJUNGAN PASTORAL MAJELIS JEMAAT

1. TUJUAN KUNJUNGAN

1. Menguatkan iman dan memberikan pendampingan rohani.

2. Menjalin hubungan yang lebih dekat antara majelis dan keluarga jemaat.

3. Melakukan pendataan kondisi jemaat secara akurat (rohani, keluarga, ekonomi, kesehatan, pelayanan).

4. Menampung saran dan usul demi pembangunan pelayanan gereja.

5. Mendoakan keluarga secara khusus.


2. PERSIAPAN SEBELUM KUNJUNGAN

✔ A. Persiapan Rohani

Berdoa sebelum berangkat.

Menjaga sikap rendah hati, ramah, dan siap mendengar.

✔ B. Persiapan Administratif

Membawa: Formulir pendataan jemaat.

Buku catatan/clipboard atau HP khusus pencatatan.

Daftar hal-hal penting yang ingin digali.

Menentukan waktu kunjungan yang disetujui keluarga.


3. LANGKAH-LANGKAH KUNJUNGAN

1) Sapaan & Pembukaan

Majelis membuka dengan sikap hangat:

Ucapkan salam.

Perkenalkan diri (jika belum kenal dekat).

Sampaikan tujuan kunjungan:


> “Kami datang untuk menjalin kebersamaan, mendoakan keluarga, dan mendengar kebutuhan serta masukan dari keluarga.”

2) Percakapan Pastoral

Majelis memulai dialog ringan:

Tanyakan kondisi umum keluarga.

Dengarkan dengan aktif.

Hindari menghakimi dan memberi nasihat terlalu cepat.

Pertanyaan yang bisa digunakan:

Bagaimana keadaan keluarga akhir-akhir ini?

Apa ada hal yang menjadi pergumulan atau kekhawatiran?

Apa ada berkat atau sukacita yang ingin dibagikan?


3) Pendataan Jemaat

Gunakan formulir terstruktur. Berikut contoh kategorinya:

A. Data Umum Keluarga

Nama kepala keluarga:

Anggota keluarga & usia:

Alamat & kontak:

Disesuaikan dengan data yang diminta


B. Kehadiran & Keterlibatan

Ibadah Minggu: rutin / kadang / jarang

Kegiatan kategorial: sekolah minggu, pemuda, wanita pria, lansia

Pelayanan yang diikuti:


C. Kondisi Keluarga

Rohani: kuat / butuh pendampingan / sedang pergumulan

Ekonomi: stabil / cukup / butuh perhatian

Kesehatan: ada masalah kesehatan? (boleh dijelaskan singkat)

Pendidikan anak: berjalan baik / ada kendala

Hubungan keluarga: harmonis / perlu perhatian


D. Kebutuhan Khusus

Konseling?

Pendampingan doa?

Bantuan sosial?

Bimbingan untuk anak/ remaja?


4) Menerima Saran dan Usul Jemaat

Majelis membuka dengan sikap menghargai:

> “Kami membuka kesempatan bagi bapak/ibu untuk memberikan saran, kritik, atau masukan bagi pelayanan gereja agar semakin baik ke depan.”

Catat semua masukan secara lengkap tanpa menilai atau membantah.

Contoh kategori masukan:

Ibadah dan liturgi

Program kategorial

Pelayanan sosial

Tata kelola gereja

Kunjungan atau perhatian majelis

Sarana prasarana gereja


5) Tindakan Pastoral

Setelah mendengar dan mencatat:

Beri penguatan firman singkat (2–3 menit).

Sampaikan peneguhan penuh kasih, contoh:

> “Tuhan selalu menyertai keluarga dalam setiap proses. Gereja ada untuk menolong dan berjalan bersama keluarga.”


6) Doa Bersama

Ajak keluarga berdoa:

Ucapan syukur

Pergumulan keluarga

Kesehatan dan pekerjaan

Anak-anak dan pendidikan

Masa depan keluarga

Jemaat dan gereja


7) Penutup

Sampaikan:Terima kasih atas sambutan keluarga.

Apresiasi atas saran dan waktu yang diberikan.

Janji tindak lanjut jika ada kebutuhan khusus.


4. ETIKA KUNJUNGAN PASTORAL

Hormati privasi keluarga.

Jangan memotret atau merekam tanpa izin.

Jangan membicarakan isi kunjungan kepada jemaat lain.

Bersikap netral dan penuh kasih.

Tidak memaksa keluarga memberikan informasi.


5. LAPORAN SETELAH KUNJUNGAN

Majelis wajib membuat laporan singkat untuk rapat:

1. Nama keluarga yang dikunjungi.

2. Ringkasan kondisi jemaat.

3. Pergumulan utama.

4. Saran & usul.

5. Tindak lanjut yang diperlukan.


Komentar

Postingan Populer