Cari Blog Ini
Blog ini berisi khotba/ renungan, petunjuk, dogma, dalam pelayanan sebagai mimbar injili. bagaimana inovasi digital meningkatkan pengalaman pelanggan, tantangan yang dihadapi, serta strategi untuk memberikan layanan terbaik di dunia yang semakin terkoneksi. Bersiaplah untuk memahami bagaimana dunia pelayanan bergerak menuju masa depan yang lebih efisien dan inovatif dalam gereja dan semua secara luas
Renungan Mingguan Kristen
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Yohanes 10:1–21
Yohanes 10:1–21
📖 “Yesus Gembala yang Baik: Pemimpin yang Mengasihi”
Pengertian Domba dalam Alkitab
Domba adalah hewan jinak yang hidup berkelompok dan bergantung penuh pada gembalanya untuk perlindungan, makanan, dan arah jalan. Domba tidak bisa melindungi diri sendiri, mudah tersesat, dan memerlukan bimbingan terus-menerus.
Dalam Alkitab, domba sering melambangkan umat Allah orang-orang yang percaya dan mengikuti Tuhan.
📖 Mazmur 100:3 “Kitalah umat-Nya dan kawanan domba gembalaan-Nya.”
📖 Yesaya 53:6 “Kita sekalian sesat seperti domba, masing-masing mengambil jalannya sendiri.”
Jadi, domba menggambarkan: Kelemahan dan ketergantungan manusia pada Allah, Ketaatan dan keintiman orang percaya terhadap Tuhan, dan Kebutuhan manusia akan pemimpin rohani yang sejati.
🧑🌾 Pengertian Gembala dalam Alkitab
Gembala adalah orang yang memelihara, menjaga, dan memimpin domba agar tetap aman dan tidak tersesat. Ia membawa domba ke padang rumput, melindungi dari bahaya, dan mencari yang hilang.
Gembala menggambarkan pemimpin rohani dan terutama Tuhan sendiri yang memelihara umat-Nya dengan kasih.
Latar Belakang Kitab Yohanes
Penulis: Rasul Yohanes, murid yang dikasihi Yesus, Yohanes menulis agar pembacanya percaya bahwa Yesus adalah Mesias, Anak Allah, dan dengan percaya mereka memperoleh hidup dalam nama-Nya (Yoh. 20:31). Ciri Khas Injil Yohanes: Menonjolkan sisi ilahi Yesus yang lebih teologis dan reflektif dibanding injil sinoptik). hal ini karena injil ini; Menggunakan banyak simbol seperti terang, air, roti, gembala, dan pintu.
Yohanes 10:1–21: Bagian ini melanjutkan peristiwa penyembuhan orang buta sejak lahir (Yoh. 9). Yesus memakai perumpamaan tentang gembala dan domba untuk menegur para pemimpin agama yang tidak peduli pada umat (seperti gembala palsu). Ia menegaskan diri-Nya sebagai Gembala yang baik, pemimpin sejati yang mengasihi dan rela berkorban bagi domba-domba-Nya.
Penjelasan Ayat
✦ Yohanes 10:1–6 – Perumpamaan tentang gembala dan domba
Yesus membandingkan diri-Nya dengan gembala sejati yang masuk melalui pintu kandang, sedangkan pencuri dan perampok adalah mereka yang tidak melalui pintu.
Pintu adalah calah atau bukaan yang dilengkapi daun pintu, yang digunakan untuk mengatur akses ke suatu ruang, rumah, atau bangunan dengan fungsi jalan masuk dalam Alkitab Yohanes 10:9 Yesus adalah jalan menuju keselamatan dan kehidupan. maka dengan demikian gembala dan Pintu mengajarkan kita tentang bagaimana cara yang sah dan benar untuk memimpin umat Allah.
Domba mengenal suara gembalanya, menandakan hubungan pribadi dan keintiman antara Yesus dan pengikut-Nya. Artinya Pemimpin sejati dikenal dari kedekatannya dengan umat, bukan dari status atau kekuasaan.
✦ Yohanes 10:7–10 – Yesus adalah Pintu
Yesus berkata: “Akulah pintu bagi domba-domba itu.” Siapa yang masuk melalui Dia akan diselamatkan, dan akan menemukan padang rumput (kehidupan yang berkelimpahan).
Pencuri datang hanya untuk mencuri, membunuh, dan membinasakan, sedangkan Yesus datang untuk memberi hidup yang berlimpah.
Artinya Yesus adalah satu-satunya jalan menuju keselamatan; Ia bukan sekadar pemimpin, tetapi sumber kehidupan dan perlindungan.
✦ Yohanes 10:11–15 – Yesus adalah Gembala yang Baik
“Akulah Gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya.”
Berbeda dengan upahan yang lari ketika ada bahaya, Yesus rela berkorban demi keselamatan umat-Nya.
Ia mengenal domba-domba-Nya, dan domba-domba mengenal-Nya — seperti hubungan antara Bapa dan Anak. Artinya Kepemimpinan sejati didasari kasih dan pengorbanan, bukan keuntungan pribadi
✦ Yohanes 10:16 – Domba dari kandang lain
Yesus berkata Ia juga mempunyai “domba-domba lain yang bukan dari kandang ini.”
Ini menunjuk kepada bangsa-bangsa non-Yahudi (gentile) yang juga akan menjadi bagian dari kawanan yang sama. Artinya Kasih Yesus bersifat universal; Ia mempersatukan semua orang yang percaya kepada-Nya tanpa batas suku, bangsa, atau status.
✦ Yohanes 10:17–18 – Ketaatan dan kasih Yesus kepada Bapa.
Yesus menyerahkan nyawa-Nya atas kehendak sendiri, bukan karena dipaksa. Ia melakukannya karena kasih kepada Bapa dan umat manusia.
Ia juga memiliki kuasa untuk mengambil kembali nyawa-Nya . menunjuk pada kebangkitan maksudnya Pengorbanan Yesus adalah tindakan kasih dan ketaatan sempurna kepada kehendak Bapa.
✦ Yohanes 10:19–21 – Reaksi orang Yahudi
Orang Yahudi terbelah pendapat: sebagian menganggap Yesus kerasukan setan, sebagian lain percaya karena melihat mujizat.
Ini menunjukkan bahwa kasih dan kebenaran Yesus selalu menimbulkan respon iman atau penolakan.
artinya Pemimpin sejati tetap setia pada panggilan kasih walau ditolak atau disalahpahami.
Inti Kerugma (Kabar Injil Utama)
- Yesus adalah Gembala Sejati Ia mengenal, memimpin, dan menjaga umat-Nya dengan kasih yang pribadi dan tulus.
- Yesus Memberi Hidup yang Berkelimpahan Melalui Dia, umat memperoleh keselamatan, damai, dan hidup kekal, Kasih Yesus Nampak dalam Pengorbanan-Nya
- Ia rela menyerahkan nyawa-Nya demi domba-domba-Nya — tanda kasih pemimpin sejati.
- Kepemimpinan Kristus Bersifat Universal Semua bangsa dipanggil untuk menjadi satu kawanan di bawah satu Gembala.
- Ketaatan dan Kasih adalah Dasar Kepemimpinan yang Benar Seorang pemimpin yang mengasihi meneladani Kristus: tidak mencari keuntungan pribadi, tetapi kesejahteraan orang yang dipimpin.
dengan demikian Kita dipanggil untuk menjadi domba yang taat, mengenal suara Gembala, dan hidup dalam kasih serta perlindungan-Nya.
Bagi Pemimpin Gereja / Pelayan Tuhan:
Teladan Yesus sebagai Gembala yang baik mengingatkan agar kepemimpinan kita berakar pada kasih, pengorbanan, dan pelayanan, bukan kuasa dan kepentingan diri.
🕊️ “Pemimpin yang mengasihi bukan hanya berbicara tentang kasih, tetapi hidup dalam kasih yang rela berkorban seperti Kristus.”
Postingan Populer
PEMBERDAYAAN YANG DI KEHENDAKI TUHAN
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya


Komentar
Posting Komentar