Langsung ke konten utama

Renungan Mingguan Kristen

Renungan mingguan terbaru

  Yesaya 2:1-5 RENUNGAN: SION, KOTA DAMAI 1. Pembukaan: “Kalau Damai Itu Bisa Dibeli…” Saudara-saudara yang dikasihi Tuhan, coba kita bayangkan: kalau damai bisa dibeli di toko, kira-kira berapa harganya? Mungkin ada yang berkata, “Saya mau beli satu kilo damai.” Ada yang mungkin berkata, “Saya mau dua kilo, karena di rumah sering ribut.” Yang lain mungkin berkata, “Saya mau satu karung, supaya hati saya tidak mudah marah.” Tetapi kenyataannya, damai tidak dijual di toko. Kita bisa membeli rumah, kendaraan, makanan, bahkan obat, tetapi kita tidak bisa membeli damai sejahtera. Mengapa? Karena damai yang sejati adalah pemberian Allah. Itulah yang kita temukan dalam Yesaya 2:1–5. Di tengah dunia yang penuh konflik, ketakutan dan perselisihan, Nabi Yesaya melihat suatu pengharapan: Sion menjadi tempat di mana manusia datang kepada Tuhan, belajar jalan Tuhan, dan hidup dalam damai. Karena itu tema kita hari ini adalah: “Sion, Kota Damai.” 2. Latar Belakang Singkat Kitab Y...

Ilustrasi/Motivasi

Bunga, batang, & Akar.



Disuatu jurang yang amat dalam dipinggiran jalan raya  yang menakutkan, berdiri dengan tegak dan subur suatu pohon.

Pohon itu di setiap musimnya memekarkan bunga-bunga yang sangat indah. sehingga setiap pengendara yang selalu melintas tidak kwatir ataupun ketakutan terhadap jurang yang mengerikan itu. kekar batang yang kokoh, serta bunga yang mekar menjadi Kekaguman setiap mata yang memandanginya. Suatu musim kemudian bunga tidak mekar, pohon mati, longsor semakin menghimpit Badan jalan. sampai berapa tahun kemudian jalan itupun ditutup.

dalam pekerjaan bos atau atasan selalu menjadi utama yang disanjung atas keberhasilan yang dicapai dalam suatu perusahan bos yang sombong bangga dan melupakan kerja keras para karyawan. seperti batang dan bunga pada suatu pohon yang selalu dipuji sedangkan akar dengan susah paya semakin masuk lebih dalam ketanah dan tak terlihat.

Ketika kita melakukan suatu tidakan yang mendatangkan kekaguman semua orang; tetaplah rendah hati, dan jangan pernah lupa mereka yang mensuport kamu baik dengan melempar batu sekalipun sebab tampa mereka kamu bukan apa-apa, Jangan sampai mereka pergi. keindahan serta kekaguman terhadap anda tidak mungkin didapat jika tak ada mereka.sebab diatas kita ada Dia (Tuhan) yang lebih tinggi Hai tuan-tuan, berlakulah adil dan jujur terhadap hambamu; ingatlah, kamu juga mempunyai tuan di sorga.  Kolose 4:1

Orang yang menindas orang lemah untuk menguntungkan diri atau memberi hadiah kepada orang kaya, hanya merugikan diri saja. – Amsal 22:16




Komentar

Postingan Populer