Langsung ke konten utama

Renungan Mingguan Kristen

Renungan terbaru

 Tema: Tetap Setia dan Waspada di Mana Tuhan Menempatkan Kita Nas: Ester 2:19–23 Pendahuluan Dalam kehidupan, setiap orang ditempatkan Tuhan pada posisi yang berbeda-beda. Ada yang menjadi pemimpin, pegawai, guru, petani, pelayan gereja, orang tua, pelajar, mahasiswa, atau pekerja. Sering kali kita berpikir bahwa Tuhan hanya bekerja melalui peristiwa-peristiwa besar atau melalui orang-orang yang memiliki kedudukan tinggi. Namun, Kitab Ester menunjukkan bahwa Allah juga bekerja melalui kesetiaan dalam tugas-tugas sederhana yang sering kali tidak diperhatikan manusia. Ester 2:19–23 mengajarkan bahwa kesetiaan dan kewaspadaan seseorang dapat dipakai Allah untuk menyelamatkan banyak orang, bahkan mengubah jalannya sejarah.  Melalui bagian ini kita belajar bahwa di mana pun Tuhan menempatkan kita, di sanalah kita dipanggil untuk hidup setia, menjaga integritas, dan tetap waspada terhadap setiap kesempatan untuk melakukan kehendak-Nya. I.Kitab Ester Kitab Ester berlatar di Kerajaan ...

ILUSTRASI/MOTIVASI

 LUKISAN YANG INDAH

Suatu hari ada seorang pelukis terkenal sedang menyelesaikan lukisannya, kita sebut saja dia Leonardo da vince. Dan lukisan ini adalah lukisan yang sangat bagus, Sang pelukis ketika menyelesaikan lukisannya' sangat senang akan hasil lukisan itu. Ia pun memandangi lukisan yang dilukisannya itu dengan penuh kekaguman atas keberhasilannya dalam menyelesaikan lukisan .Sambil memandanginya pelukis tersebut berjalan mundur untuk melihat dari jarak yang  sedikit jauh, ketika berjalan mundur pelukis tersebut tidak melihat ke belakang. Dia terus berjalan mundur dan di belakang adalah ujung dari gedung yang baru dibangun tempat dimana ia sedang melukis itu yang belum ada kaca pembatas atau dinding karena gedung yang masih dalam pengerjaannya. tinggal satu langkah lagi dia akan mengakhiri hidupnya atau terjatu dari gedung itu.

Salah seorang melihat pelukis tersebut dan hendak berteriak untuk memperingatkan pelukis tersebut, namum dengan bijak ia tidak melakukan demikian akan tetapi dia berpikir sekali dia berteriak pelukis tersebut malah bisa jatuh karena kaget akan teriakannya itu. Kemudian orang yang melihat pelukis tersebut mengambil kuas dan cat yang ada di depan lukisan tersebut lalu mencoret-coret lukisan tersebut sampai rusak. Pelukis tersebut sangatlah marah dan maju hendak memukul orang tersebut. Namun, beberapa orang yang ada di situ menghadang dan memperlihatkan posisi pelukis tadi yang nyaris jatuh.

terkadang ketika kita hendak mau menolong orang kita harus bisa memperhatikan cara kita menolong. sebab pertolongan dengan maksud baik pun justru bisa mendatangkan masalah. 

begitu juga sebaliknya; terkatang tindakan anda yang menolong dengan maksud baik' bisa dibalas dengan kejahatan. yang terpenting adalah kita melakukan apa yang kita anggap adalah benar. sebab itu namanya ketulusan serta kedewasaan dalam iman.

(Kolose 3:23)Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia”. kamu tahu, bahwa dari Tuhanlah kamu  akan menerima bagian yang ditentukan bagimu sebagai upah. Kristus adalah tuan dan kamu adalah hamba. maka memberitahukan atau memperingatkan seorang teman, sahabat, atau orang asing sebagai teman untuk baik jika kamu mengetahui yang baik itu adalah wajib kamu lakukan.

sahabatku; kadang anda mungkin telah melukis masa depan anda dengan sangat baik untuk hari esok, mungkian anda memimpikan suatu hari yang indah  bersama dengan orang yang mungkin kita inginkan. Namun, lukisan masa depan itu bisa saja dirusak karena mungkin lukisan indah itu hanya akan mendatangkan masalah dalam hidupmu. ingat jangan bertahan lama dalam kekaguman atas lukisan hidup yang telah anda lukis, karena bisa saja lukisan yang telah anda lukis akan membawa anda ke ujung maut. atau bisa sebaliknya jadi yang perlu anda lakukan adalah terus melangkah, sebab yang rusak adalah lukisan dan bukan imajinasimu lukis lah lagi dan lagi.

YESAYA 49:16 " Tuhan adalah pelukis sejatih yang telah melukis engkau. bahkan kita hidup dalam pengawasan-Nya.  Tuhanlah pelukis hidupmu".

"Anda di tetapkan oleh anugerah Tuhan bukan supaya melontarkan pukulan di sembarang tempat yang tidak dapat kuikuti arah pukulannya".

Komentar

Postingan Populer