Langsung ke konten utama

Renungan Mingguan Kristen

Renungan terbaru

  Tema: "Tetap Setia di Tengah Tekanan" Nas: Ester 3:1–15 Pembukaan Hidup ini bukan diukur dari seberapa nyaman kita menjalaninya, tetapi dari seberapa setia kita tetap berdiri ketika tekanan datang. Semua orang senang menjadi orang benar ketika keadaan mendukung. Namun, tidak semua orang mampu tetap benar ketika harus membayar harga. Dunia sering berkata, "Kalau ingin aman, ikut saja arus." Tetapi firman Tuhan berkata, "Tetaplah setia, sekalipun harus menghadapi tekanan." Tekanan dapat datang dari tempat kerja, keluarga, lingkungan, bahkan dari orang-orang yang memiliki kuasa. Tekanan sering memaksa seseorang memilih antara kenyamanan atau kebenaran. Ester pasal 3 mengajarkan bahwa kesetiaan kepada Allah terkadang mengundang penolakan dari manusia, tetapi Allah tidak pernah meninggalkan orang yang tetap setia kepada-Nya. I. Latar Kitab Ester Kitab Ester berlatar di Kerajaan Persia pada masa pemerintahan Raja (Xerxes I, sekitar 486–465 SM). Peristi...

3 Puisi Rohani: Cahaya Kasih

 


1. Cahaya Kasih-Nya

Di gelap malam yang sunyi sepi,

Cahaya kasih-Nya tak pernah pergi.

Membimbing langkah di jalan berduri,

Menghapus duka, menenangkan hati.

Saat lelah dan hampir menyerah,

Tangan-Nya terulur penuh anugerah.

Memberi harapan, memberi terang,

Mengajarku iman yang takkan hilang.

Tuhan, kasih-Mu tiada tara,

Dalam badai Kau tetap setia.

Di setiap doa dan air mata,

Kau selalu ada, sepanjang masa.



2. Dekapanku dalam Doa

Kala dunia terasa berat,

Aku bersujud dalam hikmat.

Kusampaikan rindu dan harapan,

Dalam doa penuh keikhlasan.

Tuhan, Engkau tempat perlindungan,

Saat jiwa dilanda ujian.

Dalam tangisan, dalam tawa,

Kasih-Mu tetap nyata.

Tak perlu takut, tak perlu ragu,

Kau genggam erat tangan rapuhku.

Kupercaya janji-Mu kekal,

Kasih-Mu besar, tiada tandingannya.


3. Jalan Tuhan


Langkahku sering kali goyah,

Tak tahu arah, tak tahu arah.

Namun Tuhan selalu setia,

Membimbing dengan penuh kasih-Nya.

Kadang kupinta jalan yang mudah,

Namun Dia beri ujian yang indah.

Menguatkan hati, melatih sabar,

Agar imanku semakin mekar.

Tuhan, ajarku untuk percaya,

Bahwa rencana-Mu lebih mulia.

Dalam derita atau bahagia,

Ku tetap bersyukur, selamanya.


Semoga puisi-puisi ini memberi ketenangan dan inspirasi!


Komentar

Postingan Populer