Langsung ke konten utama

Renungan Mingguan Kristen

Renungan terbaru

  1 YOHANES 4:7–21 “ALLAH ADALAH KASIH” Nas: 1 Yohanes 4:7–21 Gagasan Utama Kasih berasal dari Allah dan dinyatakan secara definitif melalui pengutusan Anak-Nya, Yesus Kristus. Karena itu, setiap orang yang telah menerima kasih Allah dipanggil untuk hidup dalam kasih kepada saudara-saudara sebagai bukti bahwa ia mengenal dan tinggal di dalam Allah. I. LATAR BELAKANG KITAB 1 YOHANES 1. Identitas dan kepengarangan Surat 1 Yohanes merupakan salah satu tulisan yang secara tradisional dikaitkan dengan Rasul Yohanes. Walaupun surat ini tidak menyebutkan nama penulis secara eksplisit, terdapat hubungan yang sangat kuat antara 1 Yohanes dengan Injil Yohanes, baik dalam kosakata, gaya bahasa maupun pokok teologinya. Beberapa konsep yang muncul dalam kedua tulisan tersebut antara lain: terang dan gelap, hidup, kasih, kebenaran, dunia, Anak Allah, tinggal di dalam Allah, perintah, mengenal Allah. Karena itu, secara tradisional surat ini ditempatkan dalam lingkungan komunitas Yohanes. 2. Situ...

Bijak Mendengarkan Nasehat

 Bijak Mendengarkan Nasihat  

        1 Raja-raja 14:21-31 

salah satu bentuk penghukuman Allah bagi manusia berdosa adalah kehilangan kemuliaan Allah dan perkenaan Allah atas Hidupnya. maka dengan demikian berbuat dosa  berarti kehilangan kemulian Allah sebab dosa memisakan kita dari Allah (Roma 3:23) hal hal ini terjadi dalam kisah Raja Rehabeam.

    Rehabeam adalah anak salomo yang Membiarkan Yehuda berdosa. dia juga adalah raja terakhir kerajaan Israel  yang menyatu dan raja pertama kerajaan Yehuda. Ada tiga situasi yang terjadi pada Israel di bawah kepemimpinan Rehabeam. Pertama, di bawah kepemimpinannya, kerajaan Israel terpecah menjadi dua, yaitu kerajaan Israel dan Yehuda. Kedua, rakyat Yehuda jatuh ke dalam penyembahan berhala dan perbuatan tak bermoral. Ketiga, peperangan terus berkobar.

    Setelah terpecah, kerajaan Israel dan Yehuda menjadi tidak kokoh. Mesir menyerang Yehuda (25) dan berhasil merampas barang-barang berharga dari Bait Suci dan istana raja (26). Rehabeam mengganti perisai emas Salomo dengan membuat perisai baru dari tembaga (27). Hal itu menunjukkan betapa kerajaan Israel dan Yehuda telah merosot. Selain itu, Yehuda terlibat perang saudara tanpa akhir dengan Israel.

    Nama Rehabeam mengandung makna doa, yaitu kiranya umat berkembang. Namun, selama ia memerintah, hal sebaliknyalah yang terjadi. Kemerosotan terjadi karena Rehabeam mengabaikan nasihat tua-tua dan lebih memilih nasihat kawan-kawan sebayanya sehingga timbul pemberontakan dari suku-suku di utara (lih. 12:8-19).

    Rehabeam mendapat pengaruh buruk dari ibu suri Naama dan permaisuri Maakha, sehingga membiarkan rakyatnya jatuh ke dalam penyembahan berhala dan upacara tak bermoral. Kerajaan berhasil diselamatkan ketika ia mendengarkan nasihat Nabi Semaya. Nabi menyebut serangan Mesir sebagai hukuman Tuhan karena Yehuda berbalik dari perjanjian-Nya (2Taw 12:1-16). Rehabeam bertobat. Ia mendengarkan nasihat nabi dan kembali beribadah di Bait Suci.

    Perbuatan kita sering dipengaruhi oleh pasangan, orang tua, atau kawan. Sering kali kita tidak menyaring nasihat dari orang-orang terdekat. Kita tidak mengkritisi nasihat mereka karena kedekatan kita dengan mereka. Padahal nasihat atau pengaruh dari mereka bisa baik, bisa juga buruk. Kita pun merasakan perlunya tuntunan Tuhan untuk menyadari, memilah, dan memilih pengaruh yang baik. 

Komentar

Postingan Populer